Friday, August 4, 2017

Facebook Menggunakan Teknologi AI Untuk Menerjemahkan Postingan dan Komentar

Facebook Menggunakan Teknologi AI Untuk Menerjemahkan Postingan dan Komentar
Facebook Transalation (Facebook Terjemahan) belum pernah menjadi populer sebelumnya, tapi itu mungkin berubah pada saat ini. Hari ini menandai berakhirnya masa transisi Facebook antara sistem terjemahan berbasis frasa mereka dan sistem terjemahan neural tiruan AI (Artificial Intelligence) yang baru.

Sementara Facebook berada sedikit di belakang kurva dengan langkah ini (perusahaan teknologi seperti Google dan Microsoft telah menggunakan NMT sejak tahun lalu), teknologi ini harus menghasilkan peningkatan yang signifikan terhadap akurasi terjemahan untuk raksasa media sosial.

(Baca Juga : Facebook Saat Ini Memiliki 2 Miliar Pengguna)

Masalah dengan sistem penerjemahan berbasis frase sebelumnya (dan sistem berbasis frase secara keseluruhan) adalah bahwa hal itu tidak benar-benar mampu melihat keseluruhan kalimat. Sebaliknya, sistem akan memecah kalimat menjadi frasa dan kata kunci individual, dan kemudian menggunakan kalkulasi probabilitas dan algoritma pencarian untuk mencoba membuat terjemahan yang akurat.

Ini mungkin terdengar bagus di atas kertas, namun teknologi semacam itu akan berantakan saat menghadapi tantangan untuk menerjemahkan kalimat di antara bahasa-bahasa dengan struktur kalimat yang sangat berbeda, seperti bahasa Mandarin dan bahasa Inggris.

Facebook Menggunakan Teknologi AI Untuk Menerjemahkan Postingan dan Komentar

Di sisi lain, terjemahan mesin neural mencoba untuk melihat kalimat lengkap dan menghasilkan terjemahan berdasarkan konteks, bukan kata atau frasa individual. Jika Anda membandingkan Google Translate beberapa tahun yang lalu ke Google Translate hari ini, Anda dapat dengan jelas melihat perbedaan antar dua teknologi tersebut.

(Baca Juga : Facebook Membuat Iklan Messenger Tersedia di Seluruh Dunia)

Namun, teknologi terjemahan AI masih jauh dari sempurna, dan Facebook menghadapi serangkaian masalah yang unik ketika harus menerjemahkan konten di situs mereka. Misalnya, manajer teknik Facebook Necip Fazil Ayan menunjukkan dalam sebuah wawancara dengan TechCrunch bahwa Facebook adalah platform yang mempunyai banyak bahasa gaul, akronim dan bahasa informal lainnya, yang kemungkinan akan membuat sistem NMT lebih sulit diterjemahkan secara otomatis ke teks pada seluruh platform.

Mungkin ini tidak terkait dengan permasalahan diatas, tetapi ini bertepatan dengan berita terbaru bahwa peneliti Facebook memutuskan untuk menonaktifkan teknologi AI yang mereka temukan.

0 komentar: