Wednesday, August 23, 2017

Apple Akan Melanjutkan Pembuatan Project Mobil Otomatis

Kembali di tahun 2015, internet dipenuhi dengan laporan bahwa Apple mencoba membangun mobil listrik mereka sendiri, yang dijuluki Project Titan. Mereka bahkan meminta bantuan BMW untuk menggunakan i3 sebagai model dasar untuk membangun mobil. Sayangnya, Apple dilaporkan harus mengurangi ambisi mengemudi otonomnya karena mencoba membangun mobilnya sendiri untuk sekadar mengembangkan platform perangkat lunak. Platform perangkat lunak itu nampaknya membuat kemajuan karena New York Times melaporkan bahwa Apple menciptakan antar jemput karyawan mandiri untuk mengangkut karyawan di seluruh kampusnya yang luas.

 Apple Akan Melanjutkan Pembuat Project Mobil Otomatis

Upaya baru ini disebut PAIL, kependekan dari Palo Alto to Infinite Loop yang merupakan jalan di Cupertino, California dimana Apple berada, dan beberapa mil dari Palo Alto, California. Menurut New York Times, "Pesawat ulang alik, yang belum pernah dilaporkan sebelumnya, kemungkinan akan menjadi kendaraan komersial dari pembuat mobil dan Apple akan menggunakannya untuk menguji teknologi penggerak otonom yang dikembangkannya."

Perusahaan lain di ruang kendaraan otonom seperti Waymo dan Cruise, juga menyediakan permintaan angkutan otonom untuk karyawan di dan sekitar wilayah San Francisco.

Laporan New York Times sendiri merinci perkembangan Proyek Titan sejak awal. Proyek insinyur Titan melihat berbagai pilihan termasuk pintu bermotor yang dibuka dan ditutup diam-diam. Menariknya, untuk sepenuhnya berkomitmen pada suasana berkendara yang otonom, para insinyur juga berusaha merancang interior mobil tanpa pedal gas atau roda kemudi sambil menambahkan realitas virtual atau tambahan ke dalam display interior. Apple bahkan mencoba untuk menemukan kembali roda itu dengan melihat roda sphere yang memungkinkan mobil bergerak secara lateral.

Perselisihan internal membuat sebagian kemajuan terjadi. Satu perdebatan mengenai apakah sistem operasi untuk mobil, CarOS, akan diprogram menggunakan bahasa Swift Apple atau C ++. Ada juga debat besar mengenai apakah mobil tersebut harus semi atau sepenuhnya otonom. Perancang utama Apple, Jony Ive, berada di pihak otonomi penuh karena dia "percaya bahwa mobil tanpa sopir sama sekali memungkinkan perusahaan untuk mempertimbangkan kembali pengalaman mobil."

Pengendara otonom nampaknya merupakan terobosan teknologi besar berikutnya. Sejak iPhone asli mengubah lanskap mobile 10 tahun yang lalu, Apple telah mendapat tekanan untuk menghasilkan hal besar berikutnya. Tidak seperti pada tahun 2007, ada lebih banyak pemain di pasar seperti Google, Uber, Tesla, GM, Ford, BMW, Lexus yang semuanya bekerja untuk membuat autonom mengemudi ke dalam revolusi yang dijanjikannya. Waktunya akan memberi tahu apakah Apple akan menjadi perusahaan yang membuat revolusi itu terjadi.

0 komentar: